Ancelotti: Kegagalan Musim Lalu Bantu Chelsea

Ancelotti: Kegagalan Musim Lalu Bantu Chelsea

Ancelotti: Kegagalan Musim Lalu Bantu Chelsea

Agen Bola Online ,London – Chelsea ada di pole position perebutan gelar Premier League. Laju impresif itu dipercaya ikut di pengaruhi oleh kegagalan Chelsea di musim 2015-16.

Selama ini Antonio Conte berhasil kembalikan status ‘Si Biru’. Hingga minggu ke 20, Chelsea masihlah nyaman kuasai singgasana dengan kelebihan lima poin dari saingan paling dekatnya, Liverpool, yang keduanya sama tidak bermain di Eropa serta tujuh poin dari Tottenham Hotspur serta Manchester City.

Tidak hadir di pertandingan Eropa jadi keuntungan sendiri untuk Chelsea. Konsentrasi Eden Hazard dkk. dapat seutuhnya tercurahkan di arena domestik, untuk kembali pada Liga Champions di musim depan.

” Terlebih dulu, mereka melakukan satu musim yang jelek. Beberapa pemain terpacu. Si manajer telah menanamkan inspirasi baru sepakbola serta mempunyai jalinan yang baik serta mereka dapat memperoleh hasil yang begitu baik. Mereka mempunyai kesempatan juara yang begitu besar, ” ungkap Ancelotti, yang saat ini jadi pelatih Bayern itu.

” Saya fikir hal semacam itu bukanlah kebetulan. Kenyataannya kalau tim-tim paling atas di Premier League — Liverpool serta Chelsea — tak memerankan bebrapa pertandingan internasional di paruh pertama musim, yang mana ini begitu utama. ”

” Begitu halnya di Jerman. Leipzig, Hoffenheim, Hertha Berlin lima besar di Bundesliga ; tim-tim yg tidak melakukan pertandingan internasional bersiap tambah baik di periode ini. Saat Anda mempunyai satu minggu untuk bersiap, jadi hal semacam itu sungguh tambah baik, ” ungkap pria Italia itu pada ESPN.

Ancelotti ikut memberi komentar bekas assistennya, Paul Clement, yang saat ini memanajeri Swansea City. Clement buka debutnya dengan kekalahan 0-2 dari Hull City, yang keduanya sama mempunyai manajer baru.

Baca Juga : Hantam Peterborough 4-1, Chelsea Melaju ke Babak Keempat

” Saya fikir Clement miliki kepribadian yang tidak sama. Dia sedikit lebih pendiam dari pada saya, namun miliki motivasi yang kuat ; begitu konsentrasi pada pekerjaannya. Dia pikirkan masalah pekerjaan dia 24 jam satu hari, serta ciri-cirinya tidak sama. Namun kami mempunyai saat yang indah berbarengan, ” tambah bekas pelatih yang pernah mengolah Juventus, AC Milan, Paris St. Germain, serta Real Madrid ini.