City vs Madrid: Bukan Laga Pembuktian Pellegrini

City vs Madrid: Bukan Laga Pembuktian Pellegrini

Agen Bola Casino ,Manchester – Manuel Pellegrini mengakui tak suka saat dia mesti dipecat Real Madrid. Walau sekian duel Madrid serta Manchester City tengah minggu ini bukanlah arena balas dendam atau pembuktian untuk Pellegrini.

Pellegrini pernah semusim memegang Madrid waktu Florentino Perez balik jadi presiden club tersebut di th. 2009. Di beri amunisi kelas satu karenanya ada Karim Benzema, Xabi Alonso, Kaka, serta Cristiano Ronaldo, Pellegrini tidak berhasil keseluruhan lantaran tidak memberi satu juga gelar diakhir musim 2009/2010.

Alhasil, Pellegrini juga diberhentikan dari posisinya serta digantikan oleh Jose Mourinho di musim panas. Enam th. sesudah kepergiannya, Pellegrini juga dipertemukan lagi dengan bekas klubnya itu.

Pellegrini bakal membawa City untuk berduel dengan Madrid di semi final Liga Champions untuk memperebutkan ticket ke final di San Siro bln. Mei yang akan datang.

Terang Pellegrini yang saat ini tidaklah Pellegrini yang minim pengalaman melatih tim besar seperti dahulu. Berbarengan City, Pellegrini telah memberi satu gelar Premier League serta dua gelar Piala Liga Inggris sepanjang tiga th. kepelatihannya.

Yaitu jadi peristiwa yang mengasyikkan bila City sukses singkirkan Madrid karenanya bak jadi pembuktikan kalau Pellegrini yaitu pelatih berkwalitas. Walau sekian, Pellegrini tidak memikirkan seperti itu.

” Saya sedih waktu itu lantaran kami bermain begitu baik serta tak memenangi trofi apa pun, ” tutur Pellegrini seperti diambil Soccerway.

” Kami cetak kian lebih 100 gol serta saat kami bermain di Barcelona, kami tak layak kalah namun kami kalah 0-1 karena gol mengagumkan Zlatan Ibrahimovic, ” sambungnya.

” Saya tak demikian sedih lantaran dipecat lantaran saya ketahui hal seperti itu bakal berlangsung. Saya sadar sesudah bebeprapa kompetisi kalau saya cuma bakal bertahan semusim. ”

Baca Juga : City Yakin Bisa Hentikan Ronaldo

” Bahkan juga memenangi trofi meskipun akan tidak menyelamatkan saya di Real Madrid serta saya tidak mau bertahan disana bagaimanapun keadaannya. ”

” Saya masihlah terasa bangga serta suka dapat jadi pelatih Real Madrid, lepas apa pun hasil pada akhirnya. Apa yang berlangsung enam th. lantas tidaklah apa-apa sekarang ini. ”

” Saya tidak mau beberapa orang memikirkan saya masihlah terluka serta saya tidak mau tampak kecewa, ” tutupnya.